Pages

Tampilkan postingan dengan label refashion project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label refashion project. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juni 2017

Tas Batik Before and After


Sekitar enam tahun yang lalu, saya pernah membeli tas dari seorang crafter Indonesia yang tinggal di negara Swiss. Tas tersebut terbuat dari kanvas yang dipadukan dengan kain batik dominasi warna hijau coklat serta aksen kulit berwarna hijau. Modelnya casual dan bisa digunakan dengan dua cara yaitu dicangklong di pundak atau sebagai tas punggung. Ukurannya lumayan besar jadi bisa muat banyak. Hanya saja tingkat kekuatan tas tersebut agak meragukan jadi kalau mau diisi banyak sebaiknya bukanlah barang-barang yang berat.

Suatu hari, saya hendak membersihkan tas tersebut. Karena itu tas kain, jadi dalam pikiran saya tidaklah masalah jika dicuci seperti biasa, namun tanpa mesin alias dengan tangan. Ternyata kulitnya yang berwarna hijau luntur ke body kanvas yang berwarna taupe serta ke kain lining (katun) yang berwarna kuning gading. Alhasil, belepotan lah badan dan lining tas tersebut. Saya pun jadi ilfil, tidak mau memakainya lagi. Sangatlah disayangkan mengingat harga tas tersebut terbilang mahal.


Sampai akhirnya bulan April lalu, saya bertekad memperbaiki tas itu dengan mengganti badannya dengan yang baru. Yang ingin saya keep adalah bagian penutupnya yang ada kain batik. Kebetulan saya mempunyai bahan kanvas solid berwarna coklat tua jadi masih matching dengan warna batiknya. Kemudian, kain lining juga saya ganti dengan kain senada. Intinya, body tas total diganti. Modelnya pun diganti. Tentunya, di tahap awal saya harus mendedel body tas dan melucuti semua metal serta kulit yang ada di situ (ring, closure, dll).


Saya merancang model yang sederhana saja dengan bentuk persegi panjang seperti satchel bag. Di bagian dalam ada kantung untuk menaruh beberapa pulpen dan kartu. Kemudian di bagian luar belakang ada satu kantung ber-zipper untuk menaruh beberapa barang kecil yang sering dipakai seperti kartu transportasi, lip balm, pulpen, tissu. Karena project ini agak dadakan, jadi saya hanya memakai bahan material yang ada di rumah. Untuk itu warna zipper pun sesuai kondisi apa adanya.


Bahan material:

  • Kain outer: kanvas solid dari Antiqua Fabric (FB dan IG)
  • Kain lining: katun IKEA dari teman
  • Kain dalam kantung ber-zipper: katun putih tipis dari mertua
  • Interfacing: Decovil 
  • Ring, closure, dll: mengambil dari body tas yang lama
  • Zipper: YKK


Intinya, kalau kita punya tas berbahan kain dan ingin kita rubah, bisa aja kok. Semua tergantung keinginan dan kemauan kita. Bosan model pun belum tentu harus beli baru. Coba deh rombak sendiri. Selain itu, pelajaran yang saya ambil dari keseluruhan pengalaman ini adalah: kalau tas kain kotor, ya spot cleaning aja, tidak perlu dicuci semuanya. Berabe kalau ternyata luntur yak :D




Kamis, 18 Agustus 2016

Refashion: Adult dress into children dress

Late post, Juli 2016.

Cuci mata online, lihat-lihat pakaian, nemu yang di-sale, warnanya bagus, trus naksir. Masukkan ke keranjang belanja, bayar dan beberapa hari kemudian barangnya datang. Ternyata setelah dipakai, aishhh... ngga pede deh pakainya. Tapi warnanya bagus. Gimana dong... Rubah aja yuk untuk si kecil yang lagi suka warna kuning.

Tekniknya suka-suka. Cuma harus fitting supaya pas.


*kiri: sebelum, kanan: sesudah


Sabtu, 16 Januari 2016

Merubah Cardigan Dewasa menjadi Cardigan Anak

Ahaha, ini judulnya iseng. Saya menemukan satu cardigan lama warna ungu yang sudah tidak dipakai lagi. Berhubung sayang dibuang, jadi saya rubah menjadi cardigan anak. Caranya sih sederhana saja. Ambil pakaian anak yang masih bisa dipakai untuk meng-copy ukurannya. Setelah itu, gunakan kapur jahit (atau spidol anak yang washable) untuk men-trace bodice. 

Yang agak tricky adalah bagian lengan. Tapi kalau Anda nekat dan cuek seperti saya (dengan pertimbangan cardigannya sudah tua dan hasil akhir hanya akan dipakai anak main atau sekolah yang akhirnya bakal kotor dan ada resiko rusak), lengan model standar pun bisa terwujud :D




Perubahan cardigan ini bisa dilihat (selain di ukuran) di kerah dan aksen bias tape. Sederhana tapi hasilnya lumayan untuk menangkal udara dingin. Bila Anda memiliki mesin obras, proses perubahannya akan lebih cepat lagi karena tinggal zzzzz dengan mesin itu. Bahan cardigan yang melar lebih mudah ditangani dengan mesin obras. Tapi bukannya tidak mungkin lho melakukannya dengan mesin jahit biasa. Coba-coba dulu aja... Selamat menjahit!