Pages

Tampilkan postingan dengan label kebaya kutu baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaya kutu baru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Juli 2019

Belajar Membuat Kebaya dari Buku

Membuat kebaya itu sebenarnya sulit atau mudah ? Sebenarnya kalau kita sudah tahu cara membuat pola dasar, maka untuk memodifikasinya menjadi kebaya tidaklah terlalu sulit. Kalau modelnya pas di badan, kadang kita harus fitting beberapa kali. Tapi kalau modelnya longgar, ya sudah biarkanlah longgar atau dimodifikasi polanya kalau kita mau membuat jatuhnya berbeda dan lebih modern.

Beberapa buku yang mengajarkan cara membuat kebaya antara lain :

Buku Soekarno Tingkat Dasar

Panduan membuat pola kebaya di buku ini ada dua model, kebaya pendek (kutu baru) dan kebaya modifikasi (modern). Tentunya semua berpaku pada pola dasar yang diajarkan di awal buku.





Buku Soekarno Tingkat Terampil

Di buku ini, ada tiga model kebaya yaitu kutu baru, Kartini dan kebaya panjang. Selain kebaya, ada juga panduan membuat baju-baju tradisional lainnya. Jadi lumayan kalau kita punya rencana untuk membuat sendiri baju-baju tradisional Indonesia untuk kebutuhan menari atau karnaval.












O iya, sebelum lanjut ke buku selanjutnya, saya hendak menambahkan (bagi yang belum tahu) bahwa Bapak Soekarno ini mengeluarkan juga buku untuk tingkat mahir (cover ada warna birunya). Isinya seperti apa, saya kurang tahu karena belum punya. Menurut beberapa info yang saya baca, buku-buku Bapak Soekarno ini digunakan di sekolah-sekolah kejuruan tata busana (ada yang bisa konfirmasi kah? terima kasih sebelumnya).

Saya baru mempraktekkan buku Soekarno tingkat dasar untuk pola dasar dan pola kebaya kutu baru. Review saya: panduannya komplit tapi kadang ada kode huruf yang membingungkan. Mungkin karena saya belum terbiasa saja. Pokoknya, kalau Anda belum terbiasa dengan pembuatan pola, persiapkan waktu dan mental lebih banyak deh. Kalau perlu taruh beberapa kue di sebelah Anda untuk meningkatkan semangat :). Kue, coklat, es krim... Akhirnya makan aja deh, hihi...


Buku Panduan Lengkap Menjahit Kebaya Modern Yogi Boedijono

Sebenarnya saya sudah pernah membahas tentang buku ini (lihat ke postingan ini). Jadi saya tidak akan mengulang yang sudah saya posting sebelumnya, namun saya memasukkan lagi semua gambar model yang ada dalam buku.







Buku Bina Busana M.H. Wancik 

Buku ini tampaknya sudah sulit dicari. Saya pun hanya mendapatkan foto kopinya (ehm, waktu saya order, terus terang saya tidak tahu kalau itu versi foto copy). Anyway, saya belum sempat mempraktekkan buku ini karena awalnya saya melihat hasil foto copy kurang jelas. Beberapa gambar kebayanya sudah saya garis ulang supaya jelas. Namun teks-nya belum saya baca lagi.







Sekarang pertanyaannya adalah, buku yang mana yang paling bagus? Saya terus terang tidak bisa menjawabnya karena sejauh ini saya baru mempraktekkan satu buku saja. Namun kalau untuk permulaan, saya rasa buku pertama (Soekarno - Tingkat Dasar) sudah cukup membantu. Kalau Anda sudah pernah mempraktekkan buku yang lain, silakan sharing di bagian komentar yah. Terima kasih sebelumnya.

UPDATE Oct 2019 : Rajin Rapi Tailor di Youtube sudah mengeluarkan tutorial cara membuat kebaya kutubaru. Silakan cek sendiri ya...

Selasa, 20 November 2018

Kebaya dan Dress Batik

September lalu, dalam satu minggu yang cukup padat, saya berhasil "kebut-kebutan" dengan mesin jahit untuk membuat dua pakaian anak ukuran 8-9 tahun. Yang satu berupa kebaya kutu baru, yang satu lagi berupa dress batik.





Pola bodice dibuat dengan menggunakan panduan dari buku Esmod (Children's Garments) yang kemudian dimodifikasi menjadi kebaya kutu baru. Secara umum, prosesnya hampir sama dengan pembuatan kebaya di postingan ini. Bedanya hanya di penambahan ukuran dan adanya kupnat belakang. Bahan kain adalah brokat biasa yang dibeli dari Indonesia. Warnanya salem kalem dan cocok dengan warna kulit pemakainya. Liningnya juga dari Indonesia yaitu kain satin salem. 

Kebaya ini dikenakan saat ada acara bertema Indonesia namun pemakainya memadukan kebaya tersebut dengan celana jeans (supaya bisa lari-lari, hihi...).


Sedangkan untuk dress batik, polanya masih menggunakan Metropolitan Dress by Lil Luxe Collection. Modelnya sama persis dengan yang ada di postingan ini, bedanya hanya di ukuran dan motif kain. Kain batiknya merupakan hadiah dari keluarga di Indonesia. Liningnya menggunakan kain silk cotton putih dari Les Coupons de Saint Pierre

Seperti biasanya, satu potong kain batik itu panjangnya sudah standard. Nah, untuk Metropolitan Dress kali ini, saya memakai ukuran 9 tahun untuk bodice namun memaksimalkan panjang dress-nya sesuai kain. Panjang lengannya juga disesuaikan dengan sisa bahan. Jadi, kalau Anda menggunakan satu potong kain batik untuk membuat dress anak umur 9 tahun, masih bisa lho dengan model lebar bawah seperti ini. 




Selasa, 03 Juli 2018

Kulot Denim & Kebaya Anak

Postingan double nih, hihi..

Kulot ini dibuat terkait dengan kebutuhan mendadak dari si kecil. Sama seperti postingan kulot di sini, polanya menggunakan Oliver and S. Sementara itu bahan denimnya menggunakan sisa jeans Morgan saya di postingan ini. Cocok sekali bahan ini untuk pakaian anak karena tipis dan kebetulan potongan sisa kainnya pas untuk celana kulot. Hmm, panjangnya pas, tapi lebarnya sih tidak. Jadi saya mesti memodifikasi pola supaya kain yang terbatas ini tetap bisa dibuat menjadi kulot.

Lipat sana, lipat sini. 

Beberapa darts di pola terpaksa dihilangkan dimana hal ini merubah model yang aslinya melebar seperti layaknya rok lebar. Sedangkan hasil sesuai modifikasi akan lebih menyerupai celana yang sedikit melebar. Tapi saya berhasil mempertahankan lipatan di depan tengah dimana hal ini tetap menjaga wujud akhir kulot.





Nah, kalau yang kebaya kecil ini dibuat karena si kecil kepingin kembaran dengan mamanya. Jadi ya kainnya juga dari sisa-sisa kebaya mamanya. Pola dibuat sesuai dengan panduan pola dasar dari buku Esmod yang lalu dimodifikasi seperti pada waktu kursus kebaya. Karena ini untuk anak kecil, jadi saya tidak membuat darts sama sekali. 



Kancing di bagian bef dibuat praktis dan ringkas dari sisi pemakaian (lagi-lagi karena yang akan memakai baju ini adalah anak kecil). Caranya adalah dengan menggunakan snap buttons yang sudah dijahit di ribbon panjang. Pita berkancing ini dijual meteran jadi kita tinggal potong sesuai kebutuhan. Cara memasangnya hanya dengan menjahit si pita di bagian yang sudah ditentukan untuk kancing. Jahit lurus saja. Tapi hati-hati dengan jarak antara sepatu mesin jahit dengan kancing yang di pita. Karena pasti bersentuhan. Untuk amannya, gunakan sepatu khusus ritsleting krn cenderung langsing.

Fyi, di toko, pita berkancing ini ada yang warna putih juga. Di sini saya memakai warna hitam karena cuma punya yang itu.

Lucu sekali kebayanya begitu jadi. Imut. Tapi sepertinya saya membuat baju ini terlalu pas di badan si kecil. Jadi tahun depan tidak akan bisa dipakai. 





Selasa, 21 November 2017

Buku Panduan Menjahit Kebaya

Kali ini saya hendak mengulas sedikit tentang salah satu buku yang berjudul "Panduan Lengkap Pola Menjahit Kebaya Modern". Buku ini disusun oleh ibu Yogi Boedijono S.Pd, MM dan beliau memiliki latar belakang yang kuat di bidang tata busana. 


Daftarnya isi buku ini adalah sebagai berikut:



Seperti yang tercantum di daftar isi, buku ini menerangkan cara membuat pola dasar yang lalu dikembangkan menjadi pola kebaya modern sesuai model yang ditampilkan. Selain itu, ada usulan bahan kain yang sesuai untuk setiap model. 


Nah, model apa saja yang menarik? Kalau buat saya, lima model di bawah ini sangat menarik untuk dicoba.







Bagaimana? Menarik kan? Menurut saya sebagian besar dari model yang ditawarkan dalam buku ini bisa dikenakan dengan bawahan bukan dari kain batik, misalnya dengan celana panjang atau rok panjang. Jadi model kebaya modern di sini bisa dikenakan dalam situasi yang lebih luas, tidak hanya untuk acara-acara tertentu.


Senin, 25 September 2017

Kursus Menjahit Kebaya

Berhubung jadwal saya sangat padat selama di Jakarta, sementara saya ingin sekali menggali ilmu seputar penjahitan kebaya, maka saya mencari guru privat yang lokasinya tidak terlalu jauh. Tempatnya adalah Jasmin Collection Jl. Pegambiran No 37 Rawamangun (seberang Oriflame dan D'Cost). Mbak Hani, pemilik butik Jasmin Collection, biasa menerima murid privat dari tingkat pemula sampai yang sudah biasa menjahit.



Materi yang saya minta hanya pembuatan kebaya kutu baru klasik, dari pengambilan ukuran badan, membuat pola, penempatan pola di kain, pemotongan, sampai penjahitan. Dan pada kesempatan ini, saya mencoba empat penggaris yang dibeli online (bahan plastik lentur, buatan China) dalam proses pembuatan pola. Review singkat: yang paling berguna adalah (dari kanan ke kiri) penggaris nomor 1, 2 dan 4.


Namun, sebelum masuk ke pola besar, saya harus membuat pola kecil dulu dengan penggaris skala 1/4 seperti foto di bawah. Hal ini mengingatkan saya pada kelas Fashion Design yang pernah saya ikuti di Interstudi tahun 1999. Proses ini memang bisa di-skip, atau langsung ke tahap pola besar. Namun pada kelas konvensional khususnya di Indonesia, sepertinya tahapan ini termasuk indispensable alias obligatory.

O iya, semua dimulai dari pembuatan pola dasar dulu yah. Setelah itu, saya diajarkan untuk memodifikasi pola dasar tersebut menjadi pola kebaya kutu baru.



Sebagian dari proses pemotongan kain dilakukan di rumah, demikian juga proses penjelujuran yang menyatukan bahan brokat dan bahan furing.







Dua macam kancing: kancing jepret dan kancing kait

Secara umum, dari kursus privat ini saya telah mendapatkan ilmu yang memang dicari dalam pembuatan kebaya kutu baru. Dan saya sangat senang karena Bu Guru memberikan beberapa tips praktis terkait pembuatan pola maupun penjahitan kebaya ini. Selain itu, Bu Guru bermurah hati dalam memberikan teori pembuatan kebaya jenis lain (Kartini misalnya). Terima kasih, Bu Guru!

Bahan  dan material:

  • Kain brokat dan furing: Pasar Tanah Abang Blok A
  • Penggaris curve (1 set isi 4): salah satu grup menjahit di FB (kalau tidak BMBS, coba Tailor Indonesia)
  • Kertas samson, penggaris skala, mesin jahit dan mesin obras : milik guru