Pages

Tampilkan postingan dengan label visit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label visit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Oktober 2018

Museum Mode di Florence

Kota Florence (Firenze) merupakan salah satu kota di Italy yang memiliki hubungan mesra dengan dunia fashion. Kota ini menampung beberapa museum yang terkait dengan fashion, misalnya museum Gucci, museum Ferragamo dan beberapa yang lainnya. Dari sejarah, satu keluarga bangsawan yang makmur dan bermukim di Florence, the powerful Medici family, juga banyak memberi pengaruh kepada perkembangan tekstil dan art di wilayah Tuscany. Untuk itu saya sekeluarga menetapkan kota ini sebagai salah satu tujuan wisata di musim panas yang lalu dan ingin mengunjungi satu museum di sana yang terkait fashion/mode.

Museum Mode dan Costumes berlokasi di dalam area Pitti Palace, istana kerajaan Italy yang sekarang menjadi museum. Sebagian besar koleksi yang ada tentu saja karya dari beberapa designer Italy seperti Ferragamo. Namun ada juga karya dari designer negara lain misalnya Coco Chanel.

Berikut ini beberapa foto yang saya ambil selama kunjungan tersebut.






















Lumayan menarik dan bisa memberikan inspirasi dalam menjahit. Koleksinya berbeda-beda dan mungkin ada temanya (mungkin? hihi, tidak sempat baca-baca). Sayang sekali saya tidak banyak waktu untuk mengeksplorasi lebih jauh karena kami harus bergerak ke titik wisata lain dan cuaca cukup panas waktu itu.

Kalau Anda berkesempatan untuk mengunjungi Florence, cobalah untuk mampir ke museum ini. Harga tiket masuk bisa dilihat di sini dan dengan harga itu kita bisa juga masuk the palace dimana tempat ini banyak menampilkan koleksi seninya, terutama lukisan keluarga Medici dan penguasa Tuscany pada masa lampau. Detailnya bisa dicek sendiri ke internet yaa... Pokoke kalau mau ke sana, beli tiketnya online saja demi menghindari antrian panjang terutama bila di musim liburan. Oh oya, kalau beli tiket online, ada fee-nya ya, jadi jangan heran kalau misalnya harga tiket 16 euros masih ada tambahan fee sekitar 4 euros (tergantung site-nya, tapi mendingan ke site uffizi.it deh karena resmi).

Arrivederci !


Selasa, 09 Oktober 2018

Museum Kain di Lyon


Musim panas yang lalu, saya mengunjungi satu museum di kota Lyon, Musee des Tissus et des Arts décoratifs. Museum ini khusus menampilkan item yang terkait dengan kain atau tekstil sejak awal masuknya pedagang kain sutra dari Italy. Jadi, kota Lyon memang terkenal dengan produksi sutra. Awalnya sutra yang ada di pasaran Lyon adalah sutra yang dibawa oleh pedagang kain dari Italy (abad ke-15). Secara rutin mereka datang untuk memasarkan kain sutra hasil produksi Italy. Namun kemudian kota Lyon ini membuat produksi sendiri dan menjadi penyedia kebutuhan kain sutra bagi keluarga kerajaan Perancis. 


Yah, begitulah kira-kira ceritanya, hihi... Panjang soalnya kalau mau dibahas. Yang jelas, di museum ini saya melihat sejarah, koleksi tekstil dari abad ke-15 sampai dengan koleksi pakaian, aksesoris dan item dekorasi berbahan benang/kain yang juga berasal dari abad-abad lampau serta dari negara-negara lain di luar Perancis. Kebanyakan item yang ditampilkan tentunya adalah tekstil berbahan dasar sutra (brocart sutra, satin sutra, taffeta sutra, dll). Tapi ada juga beberapa item yang berbahan dasar katun dan linen.

Sayangnya museum ini tidak mengijinkan pengunjung untuk mengambil foto. Padahal koleksinya bagus-bagus misalnya kain-kain yang khusus didesain dan diproduksi untuk ratu dan raja. Yang saya lihat tidak hanya kain yang sudah jadi namun juga desain asli dari artis yang mengerjakan motifnya. Desain dalam bentuk gambar dengan menggunakan cat air. Lalu ada juga kain-kain tapestry yang khusus dibuat untuk dinding kamar raja atau ratu. Jadi ya bentuknya panjang dan besar. Namun ada juga yang bentuknya kecil karena hanya berupa sample. Yang juga menarik bagi saya adalah satu hiasan dinding dari negara, hm saya lupa, mungkin Iran. Hiasan ini sudah cukup tua usianya dan berupa kaligrafi arab. Saya berusaha membacanya, sepertinya berupa syahadat. Indah deh.

Anyway, kalau Anda berkesempatan untuk mengunjungi kota Lyon, coba deh mampir ke museum ini. Tiket masuknya hanya 10 euros untuk dewasa. Lalu di bagian butik suvenir, kita bisa membeli beberapa produk sutra dalam bentuk scarf atau suvenir lainnya (buku, magnet, kartu pos, dll).

Informasi tentang sutra di Lyon bisa dibaca di Wikipedia (in french). Dan untuk melihat beberapa foto tentang isi museum, silakan mampir ke website resminya di sini (in french).


Jumat, 22 Juni 2018

Manufacture Bohin

Awal Mei, saya berkesempatan untuk mengunjungi pabrik Bohin, satu-satunya produsen jarum jahit yang masih eksis di Perancis. Pabrik ini posisinya di region Brittany bagian selatan. Produk utama Bohin adalah jarum untuk keperluan menjahit namun seiring dengan berkembangnya waktu, Bohin pun menggarap beragam produk lainnya yang berada dalam keluarga besar menjahit dan merajut.

Kalau kita membicarakan tentang jarum menjahit, mungkin yang otomatis terlintas di kepala adalah jarum menjahit dengan tangan. Namun, rangkaian produk jarum Bohin sangatlah bervariasi, misalnya:

  • Jarum menjahit tangan bermacam ukuran
  • Jarum menjahit khusus untuk bordir tangan, juga bermacam ukuran
  • Jarum menjahit tangan khusus untuk mata lelah (lubang benang lebih besar)
  • Jarum menjahit mesin bermacam ukuran dan untuk jenis kain yang berbeda-beda
  • Jarum pentul beragam ukuran
  • Jarum penjahit yang tanpa pentul

Mari kita lihat beberapa dokumentasi dari kunjungan tersebut.







Sebagian proses yang ada di pabrik memang menggunakan mesin. Namun untuk proses pengecekan, masih ada yang dilakukan secara manual.


Yang menarik adalah, beberapa jarum pentul kaca (bahan Murano) terlihat beda, dijual per piece dan lebih mahal dari jarum pentul normal. Padahallll... jarum pentul itu sebenarnya adalah produk gagal. Jadi gagal dalam proses pembentukan pentul yang seharusnya bundar tapi menjadi berantakan. Berantakan tapi terlihat artistik sehingga pada akhirnya malah memiliki nilai jual tersendiri.



Pabrik Bohin ini juga memiliki bagian khusus museum yang membahas sejarah berdirinya Bohin sampai dengan industri seni (atau para pelakunya) yang menggunakan produk mereka. Selain itu, ada ruangan khusus yang menampilkan pameran seni dimana temanya bisa berbeda-beda. Mereka menetapkan satu tema untuk satu periode tertentu dimana di dalamnya ditampilkan beberapa karya artis lokal Perancis.











Di akhir tour pabrik dan museum, kita sampai pada toko/butik yang menjual beragam produk Bohin serta beberapa produk merk lain yang Made in France. Jadi Bohin ini juga mendukung produk Made in France lainnya dengan cara mempromosikannya di butik mereka (misalnya kaos kaki, pola menjahit indie, benang menjahit dan benang merajut, dll).

Foto-foto di bawah ini hanya produk Bohin ya.






Dua jam perjalanan ke tempat ini dengan menggunakan mobil tidaklah sia-sia. Saya jadi mengetahui proses pembuatan jarum jahit dan jarum pentul serta sejarah dan informasi yang terkait dengan Bohin dan jarum. Capek juga sih karena bolak balik 4 jam. Tapi senangnya itu lho. 



Dan, salah satu produk Bohin yang saya adopsi sebagai suvenir adalah pincushion bracelet ini. Asli sangat berguna bagi saya. J'adore!