Pages

Tampilkan postingan dengan label expo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label expo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 November 2017

Karya Oscar Lawalata

Bulan September yang lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara Festival Couleurs d'Indonésie di Paris. Acara ini diselenggarakan oleh KBRI Paris dan tahun ini mereka dibantu oleh komunitas Diaspora Indonesia di Perancis. Inti acara FCI ini lebih kepada promosi kebudayaan Indonesia dan juga perkenalan akan produk-produk buatan atau merk Indonesia.


Di acara ini, saya melihat pameran busana karya Oscar Lawalata dengan tema nusantara. Dua tahun sebelumnya, saya juga ke acara FCI ini dan pada waktu itu Oscar Lawalata membawa karya tenun serta batik. Sebagian besar dalam bentuk kain yang dipajang dengan cantik. Nah, kali ini karya yang dipamerkan lebih kepada pakaian jadi. Dan buat saya pribadi, desain-desainnya cukup menarik sebagai sumber inspirasi menjahit.

Yuk, kita lihat bersama di bawah ini.














Selasa, 24 Oktober 2017

Expo DIOR


Bulan lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi exposition Dior di Musée des Arts Décoratifs Paris. Acara pameran ini berlangsung dari tanggal 5 Juli 2017 sampai dengan 7 Januari 2018 dan diselenggarakan dalam rangka merayakan ulang tahun ke-70 dari Maison Dior. Sejumlah 300 lebih karya yang dipajang di pameran ini merupakan hasil kreasi dari Christian Dior dan para desainer yang melanjutkan nama Dior seperti Yves Saint Laurent, Marc Bohan, Gianfranco Ferré, John Galliano, Raf Simons dan Maria Grazia Chiuri.

Image from the expo leaflet


Pameran ini disajikan secara rapi dan artistik sehingga para pengunjung dapat menikmatinya secara maksimal. Karya-karya yang dipamerkan merupakan kreasi dari tahun 1947 sampai dengan sekarang. Dan bentuknya tidak hanya berupa pakaian haute couture, namun juga aksesoris seperti tas, sepatu, parfum, topi dan perhiasan. Beberapa hasil karya berupa sketsa atau croquis pun dipajang. Selain itu, di acara ini juga dipamerkan beberapa publikasi terkait Dior, juga cover majalah-majalah yang menampilkan model yang mengenakan pakaian atau produk Dior. Majalah-majalah tersebut termasuk yang dari jaman dulu kala lho. Jadi menarik sekali bagi saya.



Kita juga bisa membaca ilustrasi tentang sejarah Dior dan karya-karya seni yang disukainya termasuk lukisan wajahnya. Sayangnya bagian ini tidak saya lihat semua karena pas ramai sekali.

Setiap koleksi pakaian Maison Dior diberikan deskripsi untuk menerangkan tema dan ide yang menjadi inspirasi desainer. Lalu di depan setiap karya pakaian, tertulis deskripsinya beserta bahan, nama perancang serta tahun keluarnya. 



Secara umum, yang saya nikmati dari kunjungan ini adalah:
  • Sebagian besar karya (atau malah semuanya - kalau kita bicara karya jaman dulu) dibuat dengan tangan. Tentunya inti dari haute couture adalah prosesnya yang banyak dikerjakan secara manual sehingga waktu pengerjaannya amat panjang
  • Keindahan detail yang dihasilkan dari tingkat kreativitas yang tinggi dari para jenius di bidang mode
  • Pengembangan tema dalam imajinasi para desainer yang menghasilkan karya luar biasa indah


Untuk bisa melihat expo Dior, kita dikenakan biaya masuk minimal 11 euros dimana dengan harga ini kita bisa juga melihat pameran lain yang diadakan di museum tersebut serta melihat koleksi permanennya. Sayang sekali saya mengunjungi acara ini di akhir pekan dimana jumlah pengunjung sangatlah membludak. Jadi saya cepat lelah dan tidak bisa mengunjungi pameran lainnya.

Bagi yang sedang atau akan ke Paris dalam waktu dekat ini, jangan lupa jadwalkan untuk ke expo Dior ya. Tiket bisa dibeli online (cek di sini). Pembelian tiket online sangat disarankan untuk menghemat waktu mengantri di sana. Serius deh... 

Berikut ini beberapa foto kreasi indah yang ada di expo Dior. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua.











Selasa, 25 Agustus 2015

Jean Paul Gaultier Expo 2015

*tulisan serius, hm, hm...*

Pada tanggal 2 Agustus yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi expo atau pameran karya-karya dari satu perancang busana terkenal dunia, Jean Paul Gaultier. Expo ini digelar di Grand Palais, Paris dari tanggal 1 April sampai dengan 3 Agustus 2015. Expo Jean Paul Gaultier di Paris ini merupakan satu rangkaian acara The Fashion World of Jean Paul Gaultier yang dibuka di Montreal, Kanada. 

Adapun karya-karya yang dipamerkan di expo tersebut merupakan beragam koleksi Jean Paul Gaultier sejak awal karirnya yang berhasil dikumpulkan oleh penyelenggara acara tersebut. Pengunjung pun dapat mengetahui sejarah perjalanan karir Jean Paul Gaultier yang diawali dengan minatnya mendandani boneka kesayangan pada saat ia masih kecil. Untuk mengetahui program dan detail mengenai expo ini, silakan mengunduh booklet expo tersebut dalam versi PDF di sini

Berikut ini beberapa foto dari karya Jean Paul Gaultier yang dipamerkan di expo:

Busana yang bahan utamanya dari kantong sampah hitam


Busana berbahan anyaman dari Filipina


Gaun bertema Sirene atau Mermaid


Salah satu hiasan yang terpajang di dinding expo


Jahitan yang mengagumkan dalam menyatukan kotak-kotak dan menghasilkan pleats yang juga menawan


Korset hitam


Busana bertema Paris yang menampilkan gambar Eiffel


Busana-busana yang pernah dikenakan penyanyi Perancis Mylene Farmer dalam konsernya


Korset rose


Image karya korset yang dipajang di dinding


Gaun yang dibuat dari rangkaian pita satin


Keindahan brokat hitam dan coklat menjadi jumpsuit


Gaun rajutan


Gaun bertema army dungeon detail menarik di dada


Busana bertema Mongolia


Busana bertema macan


Beberapa busana pengantin


Keindahan detail salah satu busana dalam tema Sirene/mermaid


Beberapa busana bertema Paris at Night


Para pengunjung berdecak kagum menyaksikan karya-karya Jean Paul Gaultier di expo ini. Sebagian besar dari mereka mengabadikannya dalam foto atau video. Namun tidak hanya karya Jean Paul Gaultier yang menarik dilihat. Konsep acaranya pun menarik. Mereka tidak menggunakan model hidup dalam memperagakan busana yang ada. Jadi semua menggunakan mannequin boneka. Namun, yang membuat pengunjung berdecak kagum adalah teknologi yang mengiringi tampilan beberapa mannequin boneka tersebut. Beberapa mannequin diproyeksikan wajah yang membuat boneka seolah-olah hidup (karena proyeksi videonya merupakan wajah yang mengedipkan mata, berbicara bahkan ada yang bernyanyi kecil). Dan ada satu mannequin boneka pria yang mewakili Jean Paul Gaultier yang berbicara mengenai karyanya. Sayang sekali saya tidak mengabadikan satu pun dari mannequin berwajah tersebut karena keterbatasan memori handphone saya. Namun, Anda bisa menyaksikan sedikit di sini. Bila dalam video tersebut Anda melihat mannequin berkedip atau berbicara, percayalah bahwa mereka bukan model hidup walaupun terlihat sangat hidup.