Kali ini saya mulai serius untuk mempelajari proses penjahitan kemeja style klasik. Yang pertama saya coba adalah Hermes. Ini bukan tentang merk Hermes yang tersohor itu lho ya. Yang saya bicarakan di sini adalah pola kemeja Hermes dari I am Patterns. Kemeja ini tergolong klasik tapi oversized. Bisa dibuat pendek atau panjang seperti shirt dress.
Size yang saya ambil adalah 42 dan bahan yang digunakan adalah viscose/rayon motif crab besar. Modifikasi yang saya lakukan :
- Memotong kain dengan panjang bodice di antara versi pendek dan versi panjang (karena kainnya tidak cukup kalau hendak dibuat sesuai rencana semula yaitu versi panjang)
- Memodifikasi posisi darts
- Meniadakan kancing depan karena saya memotong kainnya tidak tepat bila dilihat dari motifnya yang besar. Keputusan ini membuat tampilan akhir motif crab terlihat "lebih baik" dibandingkan bila tertutup oleh kancing.
Instruksinya sendiri cukup jelas kecuali di bagian finishing hem yang curved shape. Tentunya saya ingin hasil lengkungan yang bagus tapi di instruksinya tidak dijelaskan sama sekali tentang detail ini. Jadi ya akhirnya saya berusaha semaksimal mungkin dengan bantuan setrika (lipat, setrika, lipat lagi, setrika lagi) dan memanipulasi dengan jari saat jarum menjahit bagian hem yang melengkung.
Pembuatan sleeve placket and slit cenderung mudah karena metodenya memang mudah, tidak seperti pada kemeja klasik yang umum (coba deh cek ke kemeja Pak Suami, nah itu biasanya lebih rumit cara pembuatan sleeve placket-nya). Tutorial untuk pembuatan placket versi mudah bisa dilihat di blog Grainline.
Hasilnya, lumayan juga untuk kemeja outer tanpa kancing. Pasti kepakai deh di musim panas nanti karena bahannya juga adem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar