Dalam rangka menambah isi lemari si kecil plus menghabiskan sisa-sisa dan/atau stok bahan panjang semeter, saya membuatkan beberapa potong baju dari beragam pola. Yang kelar akhir bulan lalu adalah:
- Atasan tanpa lengan dengan pola dari buku Petites Filles à Croquer
- Gaun berkerah dengan pola dari buku Petites Filles à Croquer
- Atasan tanpa lengan dengan pola dari majalah B-Inspired Spring Summer 2016
Pakaian yang pertama, dibuat dengan bahan kain sisa membuat celemek makan jaman si kecil di sekolah TK. Bahan ini dari katun halus yang dibeli di Mondial Tissus beberapa tahun lalu. Aksen untuk lehernya dari katun potongan kecil yang juga halus, dibeli di satu community garage sale yang diselenggarakan oleh satu sekolah swasta dekat tempat tinggal kami.
Pola ini sebenarnya mudah, tapi terus terang saya agak kesulitan dalam membuat yang pas karena di polanya tidak ada tanda dimana memposisikan bagian leher di bagian bodice. Biasanya kan ada tuh notch... Tapi kok ini engga ya... Apa saya kurang teliti yaa...
Pakaian kedua dibuat dengan sisa kain atasan Saiph Tunic ini dengan aksen kerah dan lengan dari bahan corduroy (sisa juga, dari tiga project). Berhubung sisa kain bunga-bunga tidak cukup lebar, jadi lebar gaun pun diperkecil. Hal ini tidak masalah sama sekali, hanya jadinya mengurangi "kemekaran" si gaun. Hasil akhir, saya sukak! Pingin bikin lagi dari bahan yang lain.
Dari dua project di atas, yang terhitung sebagai percobaan pertama saya menggunakan buku Petites Filles à Croquer, maka saya bisa memberi sedikit review yaitu pola yang diberikan di buku ini kurang jelas (notches, etc) dibandingkan dengan buku Vêtements Amples. Memang beda penulis sih.
Ok, sekarang pakaian ketiga. Ayayay... Agak berat. Majalah B-Inspired ini mirip Burda. Penjelasannya tanpa ilustrasi jadi saya agak kebingungan. Tapiiii... kalau kita sudah biasa menjahit pakaian, pada akhirnya kita akan pakai logika saat konstruksi. Maka saya pun berlogika ria plus memodifikasi sedikit ruffle lengan pakaian ini (diperpendek karena bahannya kurang - sisa bahan dari project Tania Culottes, dibeli dari Antiqua Fabrics Indonesia).
Di project ini, saya pun mencoba lagi narrom hem foot. Dan kali ini saya berhasil berkat video tutorial yang dikirimkan oleh teman saya (makasih, Mbak Ina!). Ternyata cukup mudah asalkan hati-hati tentunya.
Hasil akhirnya pun tidak mengecewakan hanya saja lubang lengan agak kebesaran untuk lengan anak saya yang krempeng, hik... Selain itu, modelnya yang panjang di belakang dan pendek di depan ternyata kurang cocok untuk anak saya karena kalau dia pakai celana panjang agak hipster sebagai padanannya, udel pun keliatan, heu... Next time harus diperpanjang bagian depannya dan diperkecil rongga lengannya. Ah, kapan ya bikin yang kedua...
Oh iya, majalah B-Inspired itu lumayan lho model-modelnya. Dan bahasa yang mereka pakai ada beberapa, salah satunya bahasa Inggris. Plus, range size-nya cukup panjang, jadi anak sulung saya yang sudah masuk remaja pun masih bisa. Tentunya untuk beberapa model saja ya, ngga semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar