Ceritanya pingin kelarin jahit Coco dress yang sudah disiapkan dan dipotong sejak kapan tahu. Memang jadinya tidak sesuai dengan musim saat ini karena selain warna kainnya termasuk gelap, lehernya pun dikasih kerah seperti yang ada di salah satu model dari Coco (tipe funnel neck). Untuk musim panas bisa kegerahan :D
Seperti pada Coco sebelumnya, saya pakai ukuran 5 dan tidak ada modifikasi. Penjahitan seam samping dan pundak menggunakan mesin jahit jenis stitching untuk bahan stretch. Setelah itu baru diobras. Tak tahu kenapa saya melakukan itu. Biasanya saya langsung cus pakai mesin obras dan mesin jahit baru digunakan pas finishing.
Untuk bagian kerah, saya topstitching sesuai instruksi dari polanya. Jenis stitch-nya juga yang untuk bahan stretch.
Dan seperti biasanya juga, finishing tetap dengan bantuan stay tape dan double needle spesial kain jersey. Berhubung jenis kain yang saya pakai termasuk agak tebal (jenis kaos), saya agak kurang hati-hati dalam menjahit finishing ini. Akhirnya saya dedel lagi dan jahit ulang dengan slow motion dan sesekali berhenti untuk mengangkat sewing foot (then dirapikan kainnya supaya lurus).
Bahan kaos dari Marché du Tissus 2015 (thanks, again Bestie!)
Hehey, udah ada satu garment siap untuk musim dingin semriwing...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar