Pages

Rabu, 02 Maret 2016

S is for Sloane sweatshirt

Pattern sweatshirt Sloane (PDF version) dari Named Pattern ini saya beli waktu ada diskon Black Friday 2015. Sweatshirt merupakan basic yang saya suka, apalagi di musim dingin seperti ini sebagai pakaian sehari-hari di rumah dipadukan dengan legging, cucok bingit !

Saya bikin wearable muslin Sloane pakai kain molleton murmer beli online di Les Coupons des Saint Pierre (LSCP). Tidak punya kain rib knit untuk bagian cuff dan band, semua bagian saya pakai kain yang sama.


Sloane sweatshirt

Saya potong pattern di size 40 dengan beberapa alteration standar,seperti :
  • Swayback -2cm
  • Kurangin panjang lengan -3cm.
Sebelumnya saya mau kurangin panjang bodice juga, tapi setelah membandingkan dengan sweatshirt Petit Bateau favorit yang saya punya, akhirnya saya putuskan membiarkan panjang seperti pattern aslinya saja. Keputusan yang tepat ! Next time saya bisa modifikasi bila ingin panjangin atau pendekin lagi. (note.benang MT no.314, jarum stretch,framilastic T9-9mm)

Proses jahit tidak ada kendala yang berarti. Seperti  untuk bahan knit/jersey, beri potongan framilastic di bagian bahu untuk memperkuat jahitan. Tetapi karena saya ingin cepat selesai,seam-allowence 1cm  yang sudah termasuk di pattern saya abaikan, saya jahit pakai mesin obras saja, kecuali pakai mesin jahit di bagian cuff dan band (leher dan waist).

Selain menggunakan framilastic, bisa juga pakai stay tape di bagian bahu, seperti di sini. Suatu waktu saya ingin pakai twill tape juga untuk finishing tshirt atau sweatshirt ;)It's about a nice finishing,right?

Well, hasilnya tidak mengecewakan, saya suka, ukurannya yang agak sedikit longgar tapi OK ( mungkin next time saya coba di size 38 untuk sedikit lebih fit).

Tetapi ada sedikit catatan mengenai cuff dan band.hmmh..hasil cuff dan band saya dari kain molleton ini tidak begitu berpengaruh untuk kenyamanan sweatshirt saya ( hohoho..makasih,S. Karena sempat chit-chat sebelumnya soal ini, sehingga saya kurang shock :D ).

Saat jahit cuff dan band saya menemukan kalau cuff dan band sedikit lebih pendek daripada lingkar leher, pergelangan tangan dan pinggang sweat.Untungnya saya belum potong kelebihan kain di bagian waist band sekitar 2cm,saya biarkan. Nah supaya bisa cukup dan agak sedikit rapi, saya bikin gather ( kerutan) dan baste terlebih dahulu di bagian pergelangan tangan dan bagian pinggang sweat.

gather cuff & band waist

 
Sebelum jahit, saya telah mengukur untuk perbandingan, kurang beberapa centimeter untuk menyamakan antara sweat dan cuff-band.kok kurang? Wajar! karena di desain pattern menggunakan kain rib yang lebih elastis, sehingga mudah di tarik atau lebih fleksibel. Sedangkan kain molleton yang saya pakai, tingkat elastisitas nya sangat jauh dari kain rib yang seharusnya. Jadi, sesuaikan bagian cuff dan band ini dengan jenis kain yang akan di pakai. Bila pakai kain rib, tidak ada masalah! Kalau pakai kain jenis lain bandingkan ukuran cuff dan band di sweat. Intinya, perhatikan elastisitas futur cuff wrist dan band neckline,waist.

Oiya jangan lupa lihat Sloane cantik buatan S di sini !

edited : 21 Maret 2016

Saya jahit Sloane ke-dua dengan ukuran yang sama persis, tapi pakai kain FDS yang anget itu, beli online di sini  :)





Seharusnya saya tracing pattern di size 38 ( seperti yang pernah saya rencanakan), tapi karena ingin cepat, saya jahit gunakan pattern yang sudah ada. Hasilnya agak sedikit kegedean, tapi tetap saya suka ;)di saat hawa dingin bisa lapisi dengan tshirt, untuk mid saison bisa langsung kenakan Sloane.
Oiya, satu hal yang saya belajar saat jahit sloane kali ini, saya tidak perlu buat gathering bagian cuff dan band waist seperti yang saya buat waktu jahit muslin. Cukup dengan menarik perlahan bagian cuff sambil jahit, sesuaikan dengan sleeve atau bagian bawah bodice. Ingat! Tarik cuff/band, bukan kain bagian sleeve/bodice nya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar