Elle :
Laurel ini saya jahit saat pengetahuan jahit dan fitting masih sangat dangkal :D (sekitar tahun 2012). Pertama jahit muslin di size 10 grading 12 di waist, jadinya seperti karung beras XXL :p jadi saya ambil 1cm di bagian bahu, 3,5 cm di bagian pinggang (bodice
front), 2 cm dari center back dengan skip zipper dan 2cm dari pinggang (bodice back). Hasilnya, over fitting aka ngepas :D
Muslin kedua (wearable muslin) saya coba size 6 di shoulder grading size 8 bust, waist, hips, lumayan hasilnya karena tidak selonggar size 10 (saya skip zipper karena bisa masuk tanpa zipper).
Moisitha:
Laurel pertama saya ini dibuat di musim panas 2015. Tepatnya di bulan Agustus. Polanya terbilang untuk pemula (beginner) karena tidak ada teknik yang terlalu sulit. Namun yang perlu diperhatikan bagi yang benar-benar baru mulai menjahit adalah:
- teknik memasang binding di bagian kerah
- teknik memasang invisible zipper
- teknik memasang lengan
Model bajunya sendiri bukanlah yang pas di badan. Namun tentu saja bagian darts harus sesuai dengan badan kita. Karena itulah saya melakukan sedikit modifikasi di bagian bust darts karena bila saya mengikuti pola aslinya, jatuhnya darts terlalu jauh di atas.
Versi yang saya jahit ini adalah versi kedua dari pola Laurel. Untuk kantung dan binding, saya menggunakan sisa kain batik dari Indonesia.
- Bahan: katun popeline dari Les Coupons de Saint Pierre
- Size: 8 dengan modifikasi di bagian bust darts
Second trial adalah Laurel dress untuk musim gugur. Masih versi yang sama yaitu kedua namun tidak menggunakan kantung.
- Bahan: katun flannel dari Mondial Tissus
- Size: 8 dengan modifikasi yang sama (bust darts)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar